Senja itu,
Dimana peluhku menumpuk
Dimana lelahku menjerit
Berteriak, akhirnya aku pulang juga!
Di stasiun, senja
Aku, dengan buku-bukuku
Berjalan melewati kerumunan
Menyambut datangnya kereta dari arah utara
Di stasiun berikutnya, hujan gerimis
Kamu, dengan ransel besarmu
Melewati jarak rel dan kereta
Bersandar di depan pintu, disebrangku
Mata kita saat itu satu kali bertemu
Aku merunduk terpaku, sial!
Wajahmu senyata itu!
Alis tebal itu mempertegas mata bulatmu
Semesta sepertinya sedang bercanda, ya?
Mata kita bertabrakan, diam
Aku menoleh, kamu juga.
Tidak ada senyum, hanya saling tatap saja
Matamu itu loh!
Apa sih artinya?
Kenapa bisa buatku jatuh cinta?
Di dalam kereta,7 Oktober 2016
GK.
Ps: kita bisa ketemu lagi gak ya?
***
7 Juni 2017
Nyatanya, tidak bertemu lagi. Mungkin bertemu, tapi sudah lupa.
Komentar
Posting Komentar