Langsung ke konten utama

the worst thing today-_-

Hari ini adalah hari sabtu (iya udah tau gin-_-) baiklah, sekarang saya akan berbagi tentang hari saya ini. Siapkan hati anda untuk membaca ini. (apasih,gak jelas banget gua-_-)


Yaudahlah, jadi begini ya....
Banyak kejadian yang sebenernya bikin gua AGAK males dan bete hmm -,- dimulai dari bangun kesiangan (jam set 9) mimpi aneh pula, aneh banget dah sumpah! Gua mimpiin kelas, awalnya sih nyenengin gitu, suasana kelas yang asik hmm. Tapi lama kelaman mimpinya jadi serem gitu astagfirulloh-_- mungkin karena bentar lagi mau pisah kali ya, ah kan gua jadi males kelas dua -____- bangun-bangun rumah sepi. Udah biasa. Yah elah, gua telat nonton spongebob kan jadinya -_- buka hp, ada sms. OhmyGod, latian senam! Lupa, anjir masih ngantuk berat gue aaa. Sampe disekolah, waaa apa surga gue :D jadi semangat deh gue hehe apasih-_- eh latian senam malah bikin gua emosi! Lu bayangin dong kelompok gue yang dateng berapa orang doang. Ah asem. Dan lo tau temen-temen gue sangking BAIKnya,teriak-teriak di depan kelas yg lg dipake splhtg manggil-manggil taqy dan lo mau tau mereka ngomong apa..begini nih-_- 'APA GIN? APA? TAQY KAYAK BISMA?' 'APA GIN? APA? TAQY?' 'APA GIN? TAQY GANTENG?' See?! -_______- *lirik ied,fikri,yoga,aie* heey, are you CRAZY OR SOMETHING? Kapan gue bilang dia ganteng kayak bisma, lagian mana ada bisma gede begitu badannya -_- sial emang dih malu-maluin gua aja, mana disitu banyak orang lagi, ampun deh. Ntar gue dibilang cewek apaan lagi ah udah tau begitu itunya ah, males gue. Untung gua inget lu pada temen gue, untung gua inget lu cuma bercanda, untung gue inget ya... Hmmm *take a deep breath* dan the last, the worst thing today is my stomach. Sakit, sakiiiiiiiiiiiit banget *oke ini lebay* gua rasa ada sesuatu di dalemnya nih. Jangan-jangan!! Aduh, skandar keynes maennya kasar sih nih :p hahahehehoohihihuhu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RASA by Nuril Basri (Nyoba Review)

  Aku merasa seperti seorang gadis tua. Seorang gadis berumur 29 tahun yang tidak mengerti apa pun tentang dirinya yang tidak tahu apa yang diinginkannya dalam hidup ini. Aku sebuah bola besar yang menggelinding kebingungan. * Buku ini aku dapat dari giveaway  yang penulisnya buat di twitter tahun 2019. Jujur (dan sorry) aku sebenarnya tidak pernah tahu Nuril Basri. Memang pengetahuanku akan penulis juga kurang, karena buatku membaca seringnya hanya tentang cerita dan isinya. Jadi, seharusnya sih review ini terlihat cukup jujur. Pada cover buku ini tercantum kutipan menarik dari British Council " One of five Indonesian authors to read now " yang agak meningkatkan ekspektasiku. Ditambah lagi, tercantum juga bahwa beberapa karya dari penulis ini sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Malaysia dan Inggris, membuatku tambah penasaran. Di tahun 2019, setelah membaca halaman-halaman awal, aku merasa kurang motivasi untuk melanjutkan. Aku merasa seperti ada sesuatu yang mengganjal, tap...

Haunted

Maybe you don’t know, The feeling of rejection, The broken thoughts, The lack ability to defend yourself… will haunt you… Before the important meeting you have to attend or along with the documents you evaluate. Yes, need to take a deep breath to focus on. In the middle of your pilates class. So, you have to take a deeper breath or you’ll be black out. Between your favorite TS’s bridge songs you listen everyday. A deep breath again, cause it should cheer you up. In every steps you take from work to a place you called home. Another deep breath to keep your balance, so you don’t fall in crowd. Even after a main scene of horror movie you try to watch. Pause - a deep breath - play. In all activities you did to distract, they’re always there. They haunted you. They haunted me.

Mengurai pikiran

Hari ini, 10 Mei 2020, di rumah, ditengah pandemik covid-19 Selama dua bulan dirumah aja karena pandemik ini membuat aku lebih banyak berpikir, lebih banyak khawatir. Aku menemukan diri sendiri yang sudah hampir berumur 25 tahun ini masih banyak kekurangan yang tidak bisa ditoleransi lagi. Semakin insecure pada diri sendiri, secara fisik, sifat, bahkan sikap/attitude. Diumur setua ini, aku merasa sulit dalam mengambil keputusan. Bahkan, keputusan kecil seperti membeli barang di e-commerce pun mikirnya bisa berhari-hari. Seringnya juga malah gak jadi. Apalagi masalah jalan hidup. Pusingnya udah kayak mau sidang skripsi setiap hari. Rasanya takut. Takut memulai,  Takut dengan konsekuensi di depan, Takut menghadapi orang, Takut salah. Memang dari kecil sudah dikesankan bahwa "salah" itu gak boleh. Gak bisa ada kesalahan. Salah jawab saat ujian, belajar yang benar, jangan tolol. Itu yang selalu dipikiranku. Walaupun sekarang sudah dijelaskan "salah itu waj...