Langsung ke konten utama

kenapa ? kenapa ? kenapa ? #berle

kenapa lo yang  mesti jadi moodbooster gua? kenapa lo kocak? kenapa lo lawak? kenapa lo bisa bikin gua ngakak? kenapa lo jenius? kenapa otak lo kayak einstein? kenapa lo baek mau ngajarin gua? kenapa muka lu kocak kayak chibi maruko chan? kenapa gue bego? kenapa gue telmi? kenapa gue cangak? kenapa gue pengen ngebunuh lo? kenapa gue susah senyum? kenapa temen gue bisa ketawa-ketawa? kenapa temen gue baik banget? kenapa gue susah move on? kenapa gue nanya sama orang yang susah move on juga? kenapa gue males ngerjain geografi? kenapa gue puyeng sendiri? kenapa gue suka nekat? kenapa gue jayus? kenapa lo malah nanggepin gua? kenapa lo gak bilang dari awal? kenapa juga gua mesti suka sama lo? kenapa gua jadi tambah stres? kenapa lo gak bilang kalo lo punya cewek? kenapa lo gak ngasih gua peje? kenapa gue itu cuma jadi temen lo? kenapa lo gak nyakitin gua lagi aja? kenapa gua jadi tambah gila? kenapa gua seneng kalo disakitin sama lo? kenapa gue gak bisa bilang 'enggak'? kenapa gue gak belajar malem ini? kenapa gua malah maen laptop? kenapa gua gak nyari awan sama hujan? kenapa kaca itu nyebelin? kenapa kaca itu selalu pengen gua pecahin? kenapa gua bingung jadinya sekarang? kenapa gua nulis kenapa kenapa? kenapa gua juga gatau kenapa? kenapa dong jadinya? kenapa? kenapa? ah udah ah gua bisa gila ntar -_-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RASA by Nuril Basri (Nyoba Review)

  Aku merasa seperti seorang gadis tua. Seorang gadis berumur 29 tahun yang tidak mengerti apa pun tentang dirinya yang tidak tahu apa yang diinginkannya dalam hidup ini. Aku sebuah bola besar yang menggelinding kebingungan. * Buku ini aku dapat dari giveaway  yang penulisnya buat di twitter tahun 2019. Jujur (dan sorry) aku sebenarnya tidak pernah tahu Nuril Basri. Memang pengetahuanku akan penulis juga kurang, karena buatku membaca seringnya hanya tentang cerita dan isinya. Jadi, seharusnya sih review ini terlihat cukup jujur. Pada cover buku ini tercantum kutipan menarik dari British Council " One of five Indonesian authors to read now " yang agak meningkatkan ekspektasiku. Ditambah lagi, tercantum juga bahwa beberapa karya dari penulis ini sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Malaysia dan Inggris, membuatku tambah penasaran. Di tahun 2019, setelah membaca halaman-halaman awal, aku merasa kurang motivasi untuk melanjutkan. Aku merasa seperti ada sesuatu yang mengganjal, tap...

Haunted

Maybe you don’t know, The feeling of rejection, The broken thoughts, The lack ability to defend yourself… will haunt you… Before the important meeting you have to attend or along with the documents you evaluate. Yes, need to take a deep breath to focus on. In the middle of your pilates class. So, you have to take a deeper breath or you’ll be black out. Between your favorite TS’s bridge songs you listen everyday. A deep breath again, cause it should cheer you up. In every steps you take from work to a place you called home. Another deep breath to keep your balance, so you don’t fall in crowd. Even after a main scene of horror movie you try to watch. Pause - a deep breath - play. In all activities you did to distract, they’re always there. They haunted you. They haunted me.

Mengurai pikiran

Hari ini, 10 Mei 2020, di rumah, ditengah pandemik covid-19 Selama dua bulan dirumah aja karena pandemik ini membuat aku lebih banyak berpikir, lebih banyak khawatir. Aku menemukan diri sendiri yang sudah hampir berumur 25 tahun ini masih banyak kekurangan yang tidak bisa ditoleransi lagi. Semakin insecure pada diri sendiri, secara fisik, sifat, bahkan sikap/attitude. Diumur setua ini, aku merasa sulit dalam mengambil keputusan. Bahkan, keputusan kecil seperti membeli barang di e-commerce pun mikirnya bisa berhari-hari. Seringnya juga malah gak jadi. Apalagi masalah jalan hidup. Pusingnya udah kayak mau sidang skripsi setiap hari. Rasanya takut. Takut memulai,  Takut dengan konsekuensi di depan, Takut menghadapi orang, Takut salah. Memang dari kecil sudah dikesankan bahwa "salah" itu gak boleh. Gak bisa ada kesalahan. Salah jawab saat ujian, belajar yang benar, jangan tolol. Itu yang selalu dipikiranku. Walaupun sekarang sudah dijelaskan "salah itu waj...