Langsung ke konten utama

too sweet to forget

gua baru pulang sekolah sekarang, tadi gua naik angkot yah beuh super duper galau banget lagu-lagunya. tapi lagu-lagu lama gitu , gua jadi senyum-senyum sendiri dah inget sesuatu di masa lalu hahaha terus tiba-tiba gua dapet wangsit pengen nulis tentang sesuatu yang mungkin sulit dilupakan dalam setiap hidup manusia termasuk gue. lo semua pasti pernah ngerasain perlakuan yang hemmmm so sweet gitu kan dari orang......pasti pernah lah yah hehehe eis tapi perlakuan so sweet ini bukan berarti selalu dari orang yang spesial (re : pacar) yah, temen juga bisa. oke disini gua mau berbagi hal-hal yang menurut gua so sweet yang pernah terjadi pada diri gue. eh tapi gatau ya kalo menurut lo ini so sweet apa engga.. dan maaf karena ini mungkin akan sedikit lebe. yang mau siapin kantong plastik silahkan. siap-siap muntah ya..
oke yang pertama, saat seorang kakak kelas membela gua di tempat les pas sd, dia bilang dia suka sama gua......menurut gua saat itu cukup..........yah you know lah~
terus disaat aris masang ringtone di hpnya buat nomer gua lagu dealova, sedangkan nomer yang laen ringtonenya yang aneh-aneh gitu, sumpah pas itu gua melongo! kan temen gua nyoba misscall hp dia pake hp gue dan...... melantunlah lagu dealova itu ke seisi ruangan PG kenceng banget. gua malu karena pada langsung nyiein gitu, muka dia juga langsung merah oh my.....
terus pas seseorang menulis nama gua gede-gede di lapangan pake kapur. oke itu gua malu banget.
pas ogy nembak gua sambil ngeliat ke tanah hahahahha itu so sweet loh dia berani ngomong langsung ke gua :D
ini baru-baru nih...... pas gua lagi kerja kelompok di rumah gua, kan ari rengga fikri pada jemput ied tuh. nah terus gua ditinggal di rumah berdua doang sama dwire (ih sumpah ini tega banget sebenernya -_-) eh ujan gede ! yaudahlah yang tadinya gua lagi ngerjain di halaman jadi masuk ke ruang tamu. terus ujannya gak berenti-berenti lagi malah tambah deres. eh terus si dwire nyalain lagu gitudeh dari hpnya.... lagu rindunya kerispatih. itu kan lagunya ro-ma-n-tis ye kan.... mana ujan-ujan lagi......dan itu cukup bisa membuat gua tersenyum-senyum sendiri hmmmmm
daaan ini yang terakhirnya capek nih nulisnya hehe. pas itu gua mau ikut seleksi olim dan gak masuk -_- pas malemnya faris nyemangatin gua terus ! padahal gua udah ngedown banget pas itu. dia bilang gua pasti bisa lah, gua gak boleh takut dan sebagainya. buat gua itu cukup so sweet ._. hehe

yowislah nanti dilanjutin lagi yah berhubung pr matematika udah manggil-manggil gua minta dikerjain~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RASA by Nuril Basri (Nyoba Review)

  Aku merasa seperti seorang gadis tua. Seorang gadis berumur 29 tahun yang tidak mengerti apa pun tentang dirinya yang tidak tahu apa yang diinginkannya dalam hidup ini. Aku sebuah bola besar yang menggelinding kebingungan. * Buku ini aku dapat dari giveaway  yang penulisnya buat di twitter tahun 2019. Jujur (dan sorry) aku sebenarnya tidak pernah tahu Nuril Basri. Memang pengetahuanku akan penulis juga kurang, karena buatku membaca seringnya hanya tentang cerita dan isinya. Jadi, seharusnya sih review ini terlihat cukup jujur. Pada cover buku ini tercantum kutipan menarik dari British Council " One of five Indonesian authors to read now " yang agak meningkatkan ekspektasiku. Ditambah lagi, tercantum juga bahwa beberapa karya dari penulis ini sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Malaysia dan Inggris, membuatku tambah penasaran. Di tahun 2019, setelah membaca halaman-halaman awal, aku merasa kurang motivasi untuk melanjutkan. Aku merasa seperti ada sesuatu yang mengganjal, tap...

Haunted

Maybe you don’t know, The feeling of rejection, The broken thoughts, The lack ability to defend yourself… will haunt you… Before the important meeting you have to attend or along with the documents you evaluate. Yes, need to take a deep breath to focus on. In the middle of your pilates class. So, you have to take a deeper breath or you’ll be black out. Between your favorite TS’s bridge songs you listen everyday. A deep breath again, cause it should cheer you up. In every steps you take from work to a place you called home. Another deep breath to keep your balance, so you don’t fall in crowd. Even after a main scene of horror movie you try to watch. Pause - a deep breath - play. In all activities you did to distract, they’re always there. They haunted you. They haunted me.

Mengurai pikiran

Hari ini, 10 Mei 2020, di rumah, ditengah pandemik covid-19 Selama dua bulan dirumah aja karena pandemik ini membuat aku lebih banyak berpikir, lebih banyak khawatir. Aku menemukan diri sendiri yang sudah hampir berumur 25 tahun ini masih banyak kekurangan yang tidak bisa ditoleransi lagi. Semakin insecure pada diri sendiri, secara fisik, sifat, bahkan sikap/attitude. Diumur setua ini, aku merasa sulit dalam mengambil keputusan. Bahkan, keputusan kecil seperti membeli barang di e-commerce pun mikirnya bisa berhari-hari. Seringnya juga malah gak jadi. Apalagi masalah jalan hidup. Pusingnya udah kayak mau sidang skripsi setiap hari. Rasanya takut. Takut memulai,  Takut dengan konsekuensi di depan, Takut menghadapi orang, Takut salah. Memang dari kecil sudah dikesankan bahwa "salah" itu gak boleh. Gak bisa ada kesalahan. Salah jawab saat ujian, belajar yang benar, jangan tolol. Itu yang selalu dipikiranku. Walaupun sekarang sudah dijelaskan "salah itu waj...