Langsung ke konten utama

100 kata 5 cerita :)

Pertunangan

Di kafe itu aku dan dia hanya diam. Terhenyak dan tak tau harus mulai darimana. Perasaan yang bercampur aduk, antara sedih atau bahagia.
Dimeja kayu itu terdapat sepasang cincin berlian. Spesial disiapkan untuk malam ini. Tepat malam ini 17 desember 2010. Semuanya telah siap dan dirancang begitu sempurna.
“aku sangat mencintaimu” mulainya. “aku lebih mencintaimu dari yang kamu tahu.” Jawabku. “aku tahu kau pasti akan bahagia” lanjutnya. “ya aku tahu itu” entah mengapa hatiku bergemuruh dan airmata mendesak mengair.
“aku harus pergi, aku sangat mencintaimu” dan ya dia akan bertunangan oleh perempuan itu pilihan orangtuanya dan pastinya yang terbaik untuknya.


foto

Pagi ini matahari memaksaku untuk membuka mata. Kulihat handphone, ada satu pesan untukku.
 ‘berkunjunglah kesini. tante merindukanmu, ada yang ingin tante beritahu padamu. Tante tunggu dirumah siang ini.’
Ia adalah orangtua sahabatku sejak kecil. Dan sekarang aku sudah ada dirumahnya. Tak banyak berubah, masih seperti dulu.
Orangtua sahabatku itu mengajakku ke salah satu ruangan di lantai dua, disamping kamar sahabatku. Aku tidak mengerti apa maksudnya. Saat aku masuk ke ruangan itu, begitu banyak foto-foto diriku. Lalu aku terhenyak mengingat kata-kata sahabatku sebelum pergi untuk selamanya
“suatu saat kau akan tahu siapa yang sangat aku cintai, fotonya terdapat diruangan samping kamarku.”




Lelaki pujaan

Dia!!! Rio namanya. Ia adalah cowo paling ganteng satu sekolah. Tinggi, putih, berhidung mancung, rambutnya ikal dan jago main basket. Yap dia adalah kapten basket. Orang tuanya pun berkecukupan, bahkan lebih. Semua perempuan mengejar-ngejarnya. Ingin jadi pacarnya atau hanya sekedar menjadi teman dekatnya.
Sempurnanya dia dan hidupnya. Semua laki-laki pasti ingin seperti dirinya.
Hingga suatu saat aku bertanya padanya “mengapa kamu tidak punya pacar hingga saat ini? Atau hanya sekedar teman dekat? Kamu itu sempurna, banyak pula yang menyukaimu. Tinggal pilih siapa yang mau kamu jadikan pacar.” “kamu mau tau alasanku kenapa begitu?” “ya” dan ia menjawab “i’m gay” “......................................”


majalah

Aku sendiri tak tahu harus kemana. Dan berhenti di penjual majalah, melihat-lihat kabar terkini. Itu adalah salah satu hobiku. Karna hari ini sedang cukup, aku membeli majalah ibu kota tentang gosip terkini selebriti tanah air.
Aku duduk di bangku taman. Sore itu sejuk dan indah.
Lalu di seberangku ada seorang lelaki membawa kamera dan mengarahkan kamarenya padaku. Aku salah tingkah dan terus saja membaca majalah.
Ternyata laki-laki itu adalah teman dari temanku. Karna penasaran aku melihat apa benar ia memotretku. Ketika aku melihat hasil jepretannya ternyata yang difotonya adalah gambar artis seksi di majalah yang ku pegang. Bukan aku L




facebook

aku pertama mengenalnya dari salah satu jejaring sosial yang sedang boom-ing saat ini, yaitu facebook. Ia adalah Bima. Kalu dilihat dari profil picture-nya ia sangat gagah dan sangat tipeku. Karna sedang single, aku ladenin saja chat dengan Bima. Lama-lama aku terpikat, banyak menghabiskan waktu chatting dengannya.
Tapi ia tak pernah mau menceritakan tentang hidupnya, nanti saja saat bertemu katanya.
Kita janjian bertemu di cafe daerah pondok indah.
saat datang kesana ternyata Bima telah menunggu. Dia cukup tua dibandingku. Setelah sejam berlalu, tiba-tiba ada seorang anak laki-laki sekitar 3 tahun datang dan memanggilnya ‘papa’! ternyata ia seorang duda beranak satu -_-
 
 
 
by : http://cascisncusnaa.blogspot.com/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terakhir deh ini (ruwet banget isi kepala w)

Ternyata cerita kita ini sampai pada akhirnya juga ya.  Walaupun bukan akhir seperti yang kita rencanakan di awal, tapi semoga sudah sesuai dengan yang kamu inginkan.  Sesuai kata-kata pisahmu waktu itu, yang tidak memberi aku pilihan jawaban, buat aku harus mengiyakan.  Sampai hari ini aku masih bertanya-tanya, ini salah siapa ya? Semua ini bisa saja memang benar salahmu, atau salahku? Atau salah kita? Iya, salahmu. Kamu yang bilang sendiri, ingin semua ini jadi serius.  Aku bilang, kita coba dulu pacaran, kenal juga baru kan?  Kamu yang bilang sendiri, oh sudah siap, sudah yakin sekali pokoknya dengan alasan ini itu. Kamu tahu kan, aku si hobi banyak mikir ini tidak semudah itu bisa percaya.  Tapi, kamu mulai cerita tentang hidupmu yang katamu ini belum banyak yang tahu.  Kamu yang bilang sendiri, kalau aku bisa terima itu semua, kita bisa lanjutkan cerita.  Kamu tahu kan aku bisa terima? Jujur saja sejak itu aku pikir, oh mungkin kali ini bena...

RASA by Nuril Basri (Nyoba Review)

  Aku merasa seperti seorang gadis tua. Seorang gadis berumur 29 tahun yang tidak mengerti apa pun tentang dirinya yang tidak tahu apa yang diinginkannya dalam hidup ini. Aku sebuah bola besar yang menggelinding kebingungan. * Buku ini aku dapat dari giveaway  yang penulisnya buat di twitter tahun 2019. Jujur (dan sorry) aku sebenarnya tidak pernah tahu Nuril Basri. Memang pengetahuanku akan penulis juga kurang, karena buatku membaca seringnya hanya tentang cerita dan isinya. Jadi, seharusnya sih review ini terlihat cukup jujur. Pada cover buku ini tercantum kutipan menarik dari British Council " One of five Indonesian authors to read now " yang agak meningkatkan ekspektasiku. Ditambah lagi, tercantum juga bahwa beberapa karya dari penulis ini sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Malaysia dan Inggris, membuatku tambah penasaran. Di tahun 2019, setelah membaca halaman-halaman awal, aku merasa kurang motivasi untuk melanjutkan. Aku merasa seperti ada sesuatu yang mengganjal, tap...

good song!

Invisible - Taylor Swift She can’t see the way your eyes light up when you smile She’ll never notice how you stop and stare whenever she walks by And you can’t see me wantin you the way you want her But you are everything to me [Chorus:] And I just wanna show you She don’t even know you She's never gonna love you like I want to You just see right through me but if you only knew me We could be a beautiful miracle unbelievable instead of just invisible There’s a fire inside of you that can’t help but shine through She’s never gonna see the light No matter what you do And all I think about is how to make you think of me And everything that we could be [Chorus] Like shadows in a faded light Oh we’re Invisible I just wanna look in your eyes and make you realize I just wanna show you she don’t even know you Baby let me love you let me want you You just see right through me But if you only knew me We could be a beautiful miracle unbelievable instead of just i...